Tadi malam sahabat aq sms, dia mengatakan bahwa dia akan menikah pada pertengahan tahun ini. mendengar kabar itu hati ini berkecamuk antara senang dan sedih.  Senang karena teman tersebut dapat memenuhi sunah nabi dan berarti dia telah memikirkan konsekswensi ke depanya. hati ini  sedih karena teman-teman ku satu persatu meninggalkan aq. mereka mendayuh kehidupan baru, mengukir kertas kehidupan baru.. sedangkan aq masih bermimpi untuk mengikuti riak pendar kehidupan teman-temanku. sampai saat ini aq lom nikah karena diri ini tidak laku, bujang lapuk, ato jomlo seumur hidup… aq masih gamang membuka lembaran baru, menaikan status dari pacaran ke pelamin. ketakutan aq bukan karena faktor ekonomi tapi lebih ke psikologis, takut bahtera rumah tangga bertahan seumur jagung..dan masih banyak lagi bayangan yang bertarung dalam batinku. (lagi…)

setelah lebih dari delapan bulan para caleng berjibaku memujuk rakyat supaya rakyat jatuh cinta kepada mereka. para caleng jor-joran mempromosikan diri mereka dengan berbagai cara, membuat poster dari mulai seperti selebritis, atlit bahkan sampai yang terkatrok  pun ada. kemudian poster, baliho, dan sebagainya di sebar yang menurut para caleng tersebut tempatnya sangat strategis. namun bagi masyarakat penempelan iklan tersebut sangat meresahkan karna di tempel di tempat yang tidak lazim seperti ditembok rumah warga. (lagi…)

Di berbagai media dapat kita baca, lihat, dan dengar bagaimana penderitaan guru, bahkan telah banyak lagu yang didedikasikan untuk guru yang intinya memuji dan menghargai guru. Iwan fals misalnya yang dengan pedas mengatakan bahwa nasib guru tidak berubah, jadi guru jujur makan hati, bahkan guru yang telah mengabdi puluhan tahun pun gaji mereka dikebiri. ya itulah guru. (lagi…)

Dua hari yang lalu tak sengaja mata ini tertuju pada sebuah tulisan yang tertera di moncong mobil pick up L300. bunyi tulisan itu “Pasan Mande”.

bagi aku tulisan itu begitu mengibur dan begitu menggetarkan jiwa. Menghibur karena selama saya disini saya tidak mempunyai partner komunikasi yang sama-sama menggunakan bahasa ibu Minang. Tulisan itu menngetarkan jiwa saat teringat bagaiamana saat berpisah dengan orang yang di cintai tujuh taun lalu. tak terasa sudah tujuh taun saya tidak berkumpul dengan orang-orang yang amat berarti bagi kehidupan saya, terutama ibu yang selalu mendampingi dalam situasi apapun. Beliau tidak pernah mengeluh demi anaknya bahagia.

saya coba lagi menghadirkan remakan perpisahan dengan orang yang amat penting bagi kehidupan saya. pada waktu itu ada berbagai macam perasaan yang berkecamuk antara saya dan ibu saya, ada perasaan sedih, penuh pengharapan, kuatir, senang. kusus perasaan senang itu mungkin saat itu saya alami karena saya merasa sudah besar, malu diomeli gak mau diatur-atur lagi. Dalam masa selama tujuh taun itu juga perasaan saya berbanding terbalik dengan ibu. saat menelpon, dari nada suaranya jelas ibu sedang kangen, ingin bertemu, dan bahkan memeluk saya. sedankan saya terkadang menelpon sekedar basa-basi.

Sejak melihat tulisan itu ingatan saya slalu tertuju pada ibu. ingin berkumpul merangkai kembali bulir makna yang tercerai oleh waktu.

Deretan kata tersebut petikan dari lagu yang di bawakan oleh grup band lokal. band ini sedang naik daun walaupun banyak orang yang mengatakan band ini plagiat karya orang lain. namun disini saya tidak akan menyalahkan atau mengkritik band tersebut karana saya bukanlah kritikus musik.

Cinta, sejak dari dulu sampe sekarang telah berbusa-busa mulut orang menjelaskan arti kata cinta. namun  sampai saat ini belum ada kesepatakan mengenai kata cinta. entah cinta bersifat subjektiv maka dia tidak dapat di devenisikan secara objektif. yang lebih aneh lagi adalah bagi orang yang sedang mengalami musibah cinta pun tidak dapat menjelaskan dengan gamblang arti cinta. apakah cinta hanya rasa suka terhadap orang, luapan berahi, atau perasaan sesaat yang begitu tergila-gila terhadap orang. aku tidak tau!.

Ajaibnya, dari mulai anak ingusan sampe orang tua apabila dilanda musibah cinta akan kelabakan. seperti yang yang  terungkap dalam syair lagu jadul, mau makan ingat kamu, mau tidur ingat kamu,, pokoknya slalu ingat kamu. akibatnya ada orang yang mau menyerahkan segala- galanya pada orang yang dicintainya.

cinta merupakan misteri yang tidak dapat dijelaskan oleh akal sehat, yang mematahkan logika para profesor seantero dunia, cinta terkadang membutakan logika dan hati. begitu perih tak tertahankan jika dilanda cinta.

cinta…..aq slalu mengejarmu

terseok -seok mengejarmu

menerabas belantara jiwa nan bergelora

mengharap setetes nikmatmu.